1 Syawal 1428 H

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di akhir bulan Ramadhan ini aku cari informasi tentang 1 Syawal 1428 H di Internet.

Trus apa yang dicari?? Kalau hasil Rukyatul Hilal pasti gak akan nemu, soalnya baru ntar sore hilal bisa di rukyat. Di Internet ini aku mencari informasi tanda-tanda alam yang mungkin bisa membuat aku lebih yakin tentang keputusanku ikut 1 Syawal yang mana.

Pernah dulu -aku udah lupa tahun berapa, saat aku searching ada informasi tentang gerhana matahari di atas Afrika. Dan karena aku berpendapat yang namanya tanggal 1 tahun Qomariyah adalah beberapa saat setelah matahari – bulan – bumi berada dalam satu garis lurus, maka aku yakin benar kalau keesokan hari adalah 1 Syawal.

Nah… tahun ini aku gak nemu tanda-tanda alam, tapi nemu site http://rukyatulhilal.org/ yang di dalamnya menjelaskan soal kedudukan bulan di tanggal 11 Oktober 2007 ini.

Berdasarkan informasi di situ kelihatannya tahun ini ada 2 hari raya di Indonesia. Bukan saja soal perbedaan dasar antara metode Rukyatul Hilal dan metode Wujudul Hilal, tapi benar-benar bulan berada disatu garis matahari dan bumi di atas negeri tercinta ini. Jadi seharusnya sebagian wilayah timur Indonesia belum masuk Syawal besok tapi sebagian sisi barat sudah.

Trus bagaimana keputusan pemerintah?? Kalau pendapatku mah… ini bukan soal keputusan pemerintah. Pemerintah hanya membantu, sedangkan keputusan ada pada diri manusia masing-masing. Karena hubunganku dengan-Nya adalah murni hubunganku dengan Dia, gak pernah ada campur tangan pemerintah nanti saat aku di hisab.

Jadi bagaimana?? kalau menurut aku, berdasarkan perhitungan ahli ilmu falak yang sudah matang, di wilayah Surabaya besok sudah 1 Syawal. Kalau ada yang berpendapat lain, silakan. Yang penting menurutku, jangan taklid pada pemerintah terlebih pada satu orang. Carilah ilmunya. Kemudian yakinilah dan kerjakan. Insya Allah, Allah maha pengampun.

Selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqabalallahu Minna wa Minkum. Semoga amalan kita mendapat ridho-Nya.